Sudah berapa lama kah kamu berprofesi sebagai HR? Apakah kamu pernah mengikuti program sertifikasi? Sudah berapa program sertifikasi HR yang kamu ambil? Atau kamu baru pertama kali bekerja sebagai HR?

Baru-baru ini, di bulan Juli 2019, Menteri Ketenagakerjaan mengeluarkan surat edaran tentang Pemberlakuan Wajib Sertifikasi Kompetensi Terhadap Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, atau biasa disebut sebagai Human Resources Departement (HRD/HR).Tertulis dalam surat edaran, sertifikasi ini bertujuan agar perusahaan mampu mendapatkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan etika yang baik, untuk membangun hubungan industrial yang harmonis, dan HRD juga perlu memiliki kompetensi yang sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKN).

Tujuan sertifikasi dilakukan agar HR dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola sumber daya dan hubungan industrial. Pemerintah berharap, dengan sertifikasi ini Indonesia dapat mengelola SDM untuk lebih baik. Sertifikasi HR yang akan kamu hadapi adalah sertifikasi yang menggunakan skepa kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan mengacu pada SKKNI bidang manajemen SDM yang berlaku.

Tidak perlu kaget dengan surat edaran kewajiban bagi HR untuk melakukan sertifikasi, sebab aturan ini berlaku setelah kamu bekerja di bidang manajemen SDM (HRD/HR) selama dua tahun sejak diterbitkannya surat edaran. Jadi kamu masih punya dua tahun lagi nih untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian sertifikasi dari negara. Jika kamu lulus sertifikasi HR, kamu terbukti untuk menerapkan standar profesional, meningkatkan kualiatas dan layanan dalam melakukan pekerjaan. Hasil sertifikasi juga sebagai bukti sejauh mana kemampuanmu teruji sebagai HR?

Jadi kamu sudah mempersiapkan apa saja nih untuk menghadapi sertifikasi HR? kamu juga bisa lho baca-baca artikel bermanfaat lainnya di blog Digius.id

Show CommentsClose Comments

Leave a comment

Scroll Up